Cabe atau Cabai, Kenali Jenis dan Kegunaannya

oleh -11 views
cabe
cabe atau cabai atau lombok

ragam.infoCabe atau cabai adalah jenis buah yang lebih dikenal dengan rasanya yang khas yaitu pedas, meski demikian tidak semua jenis cabe memiliki rasa pedas (kurang pedas).

Dalam bahasa daerah buah ini bermacam sebutannya, misalnya orang Sulawesi Utara menybutnya rica, orang Sulawesi Selatan menyebutnya lada, orang di Jawa Timur dan Jawa Tengah sering menyebutnya lombok, dan lain sebagainya. Apa sebutan untuk buah yang satu ini di daerahmu, ayo tuliskan di kolom komentar dibawah.

Berbagai jenis buah yang satu ini yang secara umum sebutan ini dikelompokkan berdasarkan bentuk, warna, ukuran buahnya dan tingkat kepedasannya. Berikut ini setidaknya ada 7 jenis yang sering kita jumpai dipasaran khususnya di Indonesia.

1. Cabe/Cabai Merah Besar

Jenis ini dikenal juga dengan nama cabai teropong. Bentuknya panjang, besar, dan berwarna merah menyala. Meskipun besar, tapi tak terlalu pedas. Biasanya digunakan sebagai manisan atau diambil warnanya saja. Oleh karena bijinya yang terlalu besar dan banyak, maka penggunaannya kerap tak menyertakan bijinya. Cabai merah besar mengandung banyak air sehingga mudah busuk. Segera gunakan cabai merah besar daripada menyimpannya.

Baca juga....  Jenis Masker, Kenali 7 Diantarannya
loading...
2. Cabe/Cabai Merah Keriting

Bentuk panjang, ramping, dan sedikit bergelombang (keriting), memiliki sedikit kandungan air adalah ciri khas jenis ini. Tekstur dagingnya padat dan bijinya menempel erat pada dagingnya. Warna merah dengan rasanya sedikit lebih pedas dibandingkan cabai merah besar, anyak digunakan pada tumisan, dengan cara diiris serong.

3. Cabe/Cabai Hijau Besar

Jenis ini sebenarnya merupakan cabai merah besar yang belum matang. Warnanya hijau tua dengan tekstur yang renyah, besar biasanya direbus atau digoreng terlebih dahulu sebelum diolah, untuk mengurangi aroma langunya.

4. Cabe/Cabai Hijau Keriting

Sama seperti jenis hijau besar, jenis ini merupakan jenis keriting merah yang belum matang. Biasanya, jenis ini digunakan bersama jenis hijau besar, baik untuk tumisan maupun dibuat sambal hijau.

Baca juga....  Tempat Wisata di Lombok, Pernah Kunjungi?
5. Cabe/Cabai Rawit Hijau

Jenis ini bukanlah jenis rawit yang belum matang. ini merupakan jenis tersendiri, memiliki bentuk kecil dengan warna hijau agak tua. Dibandingkan yang merah, rasanya tidak terlalu pedas menggigit. Rawit hijau akan berubah menjadi cokelat ketika dimasak. Jenis ini kerap digunakan sebagai bahan acar atau pelengkap gorengan.

6. Cabe/Cabai Rawit Merah

Berukuran kecil ini karena namun memiliki rasa paling pedas dibandingkan jenis lain pada umumnya, Warnanya merah segar, yang belum matang berwarna putih kehijauan. Jenis ini memiliki tingkat kepedasan yang tinggi.

7. Cabe/Cabai Gendot

Bentuknya unik, pendek, bulat, dengan tekstur renyah dan rasa yang pedas menggigit. Banyak digunakan untuk acar atau ditumis bersama bahan lain, misalnya tahu atau irisan daging. Meski tak terlalu banyak dikonsumsi karena bentuknya terbilang besar, lebih sering dimanfaatkan sebagai pelengkap.

Baca juga....  Lombok, Bukan Sekadar Surga Para Peselancar

Ayo kenali bentuk, ciri khas dan penggunaan cabenya ya, jangan sampai salah pilih mau jadikan penghias makanan supaya terlihat cantik malah kepedasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *